Sekolah Guru Ngaji: 100 Guru Ngaji, 1.000 orang bebas Aksara Al Quran

Hai #SobatBaik, tahukah anda angka buta aksara Al Quran sampai saat ini? 

Berdasarkan hasil riset Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) bahwa Masyarakat buta aksara Al quran di Indonesia masih tinggi, sekitar 65-68 persen, terutama di daerah pedesaan atau wilayah pelosok (Republika, 18/01/2018). Astaghfirullah. Jumlah yang tidak bisa dianggap sedikit.

Banyak faktor yang memicu rendahnya minat baca Al Quran, diantanya adalah minimnya ketersediaan Guru Ngaji yang siap pakai dan dengan metode yang lebih praktis dan kekinian sehingga mempercepat pemahaman baca Al Quran.

Maka Kami menggagas Sekolah Guru Ngaji, sebuah inisiatif program strategis berdampak besar. Mengapa demikian, karena hasil lulusan pendidikan Training For Trainer yang diselenggarkan di Sekolah Guru Ngaji akan mencetak Guru Ngaji yang siap pakai, siap praktek ke masyarakat dalam rangka memberantas buta huruf Al Qur’an.

Sekolah Guru Ngaji akan memfasilitasi dan perhatian dengan urusan guru ngaji dan berantas buta huruf Al Qur’an. Target tahun ini kami akan tercetak 100 Guru Ngaji. Setiap guru pegang 1 kelompok terdiri dari 10 orang itu artinya sudah ada 1000 orang yang terselamatkan dari buta huruf Al Qur’an.

Cukup dengan Rp 200.000 #SobatBaik telah membantu kelancaran kami untuk menghadirkan 100 Guru Ngaji dan 1.000 orang yang akhirnya bisa melek aksara Al Quran.

Jika sudah transfer, berkenan konfirmasi via WA (081 338 200 400 / Firman)